Mimpi Anggota Badan (Menurut Tafsir Islam)


Mimpi wacana dupa memiliki ta’bir kebanggaan baik dengan suatu kedahsyatan dan kekhawatiran yang berasal dari penguasa. Bulu yang tumbuh pada wajah dan tapak tangan atau pada daerah yang tidak biasa rambut itu tumbuh padanya, boleh dita’birkan dengan hutang yang bertumpuk –tumpuk, sehingga terasa sulit dan susah dalam menunaikan pembayarannya.

Mimpi wacana bulu kumis, ketiak, rambut ari-ari (pada kehormatan pria atau perempuan), maka kalau berkurang sebagai ta’birnya ialah tumbuh suburnya sunnah Rosul saw dan agamanya. 

Kadang-kadang bermimpi wacana bulu ari-ari lelaki atau wanita bermaksud jabatan yang tidak mengandung unsur agama. Rambut tubuh lainnya mengandung ta’bir harta manusia, kalau ia memiliki harta atau perniagaan atau tanamannya. Maka kalau mimpi rambut itu bertambah atau berkurang ta’birnya pun sedemikian itu pula adanya. 

Mimpi rambut yang tumbuh bersinar cemerlang pada bab anggota tubuhnya mengandung ta’bir ia akan menjadi fakir kalau ia seorang yang kaya. Dan ia akan kaya raya apabila ia seorang yang miskin. Jika ia dalam kesempitan, hilang kesempitannya. Apabila sakit,akan segera sembuh. Jika berhutang maka akan segera sanggup segera membayar. 


Kencing 
Bermimpi kencing sebagai ta’birnya kalau dalam keadaan sempit, Alloh SWT akan melapangkannya. Seumpama ia berhutang maka segera sanggup membayarnya. Dan jikalau ia orang yang punya banyak uang maka keuangannya menjadi surut sesuai dengan sedikit dan banyaknya air kencing yang dikeluarkannya. 

Otak manusia
Bermimpi wacana otak insan maupun lainnya mengandung ta’bir harta dan simpanan keuangannya. Barang siapa yang bermimpi bahwa ia memakan otak kepalanya sendiri, maka ta’birnya ia memakan hartanya yang halal. Jika yang dimakan itu otak orang lain maupun otak hewan maka bermaksud ia memakan harta dari perjuangan orang lain. 

Daging insan mengandung maksud wacana harta, kalau daging itu daging masak atau digoreng. Namun kalau daging mentah yang dimakan maka ta’birnya dia menggunjing orang lain atau mengumpatnya. 

Di dalam Al Qur-an surat Al Hujurot ayat 12, Alloh SWT berFirman, 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ
"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), alasannya ialah sebagian dari purba-sangka itu dosa. 

Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kau yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kau merasa jijik kepadanya. 

Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.". Telinga 

penafsiran ta’birnya ialah isteri dan anak perempuannya. Bermimpi gotong royong isterinya mati, maka sesungguhnya ia akan bercerai dengannya, atau isteri itu sendiri akan mati, atau ia akan mengawinkan anak perempuannya. Mimpi gotong royong telinganya lebih dari dua belah dan menghiasinya dengan tambahan dan mutiara maka sebagai menunjukan manis dalam hal ihwal isteri dan anak perempuannya. 


Pendengaran 
Jika seorang mimpi pendengarannya bertambah atau berkurang atau hilang maka boleh sebagai menunjukan bahwa agamanya pun menyerupai yang dimimpikan itu. 

Suaranya 
Bermimpi mendengar suaranya mengandung makna kemasyhuran dan kemuliaannya dalam kalangan masyarakat umum sesuai dengan bunyi yang didengarnya sendiri dan sedapnya, iramanya, jauh dan dekatnya. Maka berdasarkan keadaan yang semacam itulah yang kemasyhuran dan kemuliaannya di kalangan masyarakatnya. 

Mata 
Mata menawarkan maksud agama dan petunjuk yang didapatnya. Dan sedemikian pula pemandangan matanya. Maka saat seorang bermimpi mata atau pemandangannya bertambah atau berkurang, pasti sedemikian itu pula ta’birnya dalam hal agama dan petunjuk yang didapatnya. Contoh lain menyerupai bermimpi bahwa matanya buta atau bertahi mata atau kabur serta meleleh air matanya, maka sebagai ta’birnya dalam agama pun sedemikian itu pula adanya. 

Bermimpi ia menggunakan celak mata mengandung maksud ia senantiasa menjaga agamanya dengan baik. Dan jikalau bercelak matanya itu memiliki tujuan untuk berhias maka mengandung ta’bir akan ada hal-hal gres yang dipakai menghiasi agamanya di kalangan manusia. Kadang-kadang bermimpi wacana mata mengandung ta’bir ketenangan dalam hartanya atau anaknya, saudaranya atua rajanya. 

Maka apa saja yang telah dimimpikan wacana kelebihan atau kekurangan yang ada pada matanya boleh menawarkan ta’bir yang sedemikian itu pula adanya pada harta, anak, saudara atau rajanya. 

Tepi/ bibir mata dan dua pelupuk mata sebagai ta’birnya ialah pemeliharaan agama nya dan kelakuan baiknya dalam pandangan mata. Maka mimpi tepi matanya lebih atau berkurang atau kelihatan elok maka maksudnya baik perangai dan hal ihwalnya dalam pandangan agama. 

Hidung mengandung ta’bir martabat insan dan kemuliaannya. Sedemikian pula dahinya mengandung ta’birnya kejayaan dan kemuliaannya. Maka apa saja yang terlihat lebih atau kurang dalam mimpinya boleh bermaksud sedemikian itu pula kemuliaan dan kejayaannya.

Dua pelipis, pipi sebelah atas dan rahangnya mengandung ta’bir jalan (way out) dalam penghidupan manusia. Maka apa saja yang terlihat lebih atau berkurang saat mimpi, sedemikian itu pulalah jalan penghidupan yang dihadapi dalam kalangan manusia.

Dua bibir mengandung maksud derma manusia, dan mimpi wacana bibir sebelah atas lebih utama dari sebelah bawah (maksudnya,bibir atas ta’birnya memberi pertolongan, sedang bibir bawah ta’birnya mendapatkan pertolongan)

Lidah mengandung ta’bir penterjemah atau penyambung isi maksudnya. Dan kadang bermaksud argumentasi. Mimpi bahwa lidahnya terpotong atau pendek atau berkurang sanggup mengandung ta’bir kalau ia punya lawan bertengkar maka ia kalah dengan menyerah. Dan kalau tidak punya lawan maka memiliki ta’bir yang baik dalam urusan agamanya. 

Apabila mimpi lidahnya terlihat panjang maka mempumyai ta’bir ia mahir berdebat dalam pertengkarannya dan menerima kemenangan dalam perdebatannya. Namun manakala ia tidak punya musuh maka ta’birnya ucapannya batal, carut dan tidak mengandung faedah. Mimpi memotong pengecap wanita ta’birnya terpuji dalam segala hal.


Gigi-gigi ta'birnya penghuni rumah dan isterinya.

Dua gigi seri/ gigi manis hadapan mengandung ta’bir anak-anaknya , saudara pria dan perempuannya. Mimpi gigi – giginya goyah memiliki ta’bir sebagian dari mereka itu menderita sakit dan kalau gigi –gigi itu tanggal pada tangannya atau menaruh pada pakaiannya atau mengisi pada saku atau rumahnya, maka ia akan memberi faedah kepada anaknya, saudara lelaki dan perempuannya. 

Jika mimpi giginya mengunyah maka sebagian dari mereka akan menderita cobaan pada badannya. Mimpi giginya memanjang atau bertambah, atau putih atau kelihatan elok, maka ia akan melihat sebagian dari mereka itu sesuatu yang menenangkan dalam hatinya. 

Gigi geraham hadapan memiliki ta’bir paman dan bibi (saudara lelaki dan wanita ayah) atau kerabat lainnya. Karenanya kalau terjadi sesuatu pada gigi geraham, maka ta’birnya akan terjadi sesuatu terhadap mereka berdasarkan apa yang ia mimpikan.
Taring menawarkan ta’bir kepala rumah tangga yang bertanggung jawab dalam rumah itu.

Gigi – gigi yang kelihatan saat tertawa mengandung ta’bir saudara lelaki dan wanita ibu. 

Gigi-gigi geraham belakang yang sebelah atas menawarkan ta’bir orang-orang lelaki, dan yang bawah ialah orang-orang wanita dan kerabatnya. Karenanya kalau ada yang mimpi salah satu dari gigi geraham belakangnya gugur dan tidak sanggup diambil atau dibawanya, maka tamat hidup kerabat yang sudah diterangkan di atas tadi. 

Mimpi seluruh giginya gugur sanggup sebagai menunjukan bahwa ia akan berumur panjang, sedang seluruh kerabatnya akan mati terlebih dahulu dan dia yang paling tamat matinya.

Hikayat

Kholifah Al Manshur bermimpi seperti giginya gugur semuanya. Setelah pagi dia bertitah kepada sebagian pembantu istana: 

"Panggilkan seorang penta’bir mimpi!". Setelah penta’bir tiba menghadap beliau, maka dia menceritakan mimpinya, dan penta’bir itu menjawabnya: "Semua kerabat baginda akan mati, wahai Amirul mukminin."] 

Titah Kholifah: "Semoga Alloh membuka terus kepada mulutmu. Aku anggap tidak sempurna pendapatmu itu. Pergilah dan keluarlah dari sini. Semoga Alloh memburukkan kepadamu." 

Sesudah itu Kholifah menitahkan lagi kepada pelayan istananya: "Panggilkanlah lagi penta’bir lain selain orang ini!". Lalu dipanggillah penta’bir mimpi lainnya yang lebih bijaksana dikarenakan telah terbiasa bergaul dengan para raja. Lalu dia menceritakan mimpinya. 

Penta’bir menjawab: "Wahai Amirul mukminin, baginda akan diberi karunia umur panjang dan bagindalah yang paling terakhir wafatnya di antara hebat keluarga baginda". Maka gelaklah Amirul mukminin, seraya berkata: "Tujuan ta’birmu sama saja dengan penta’bir pertama. Hanya engkau lebih manis penampilan ta’birnya dari padanya". Lalu penta’bir itu diberi hadiah 10 dirham.


CATATAN / NOTE
Sebahagian dari mimpi yang kita alami mungkin ialah mainan tidur (gangguan syaitan). Bergantung kepada waktu kita tidur dan kebiasaanya mimpi yang benar selalu berlaku apabila keadaan kita tidur dengan nyenyak terutama 1 jam selepas lena tidur sehingga sebelum waktu subuh. Setiap kasus yang berlaku, berserahlah kepada Qada dan Qadar kerana Allah SWT lah yang maha mengetahui.
Related Posts