Mimpi Langit (Menurut Tafsir Islam)


Barang siapa yang bermimpi sebenarnya dirinya naik ke langit dan memasukinya, maka ia akan memperoleh persaksian, kemuliaan dari Alloh ‘Azza wa Jalla, sanggup melintasi Sirothol Mustakim, menerima kehormatan di dunia, dan sebutan yang baik. 

Dan kalau hanya melihat ke langit tanpa naik ke atasnya maka ta’birnya sanggup mengatakan persaksian nantinya dan kemuliaan yang segera di dunia ini.

Matahari ta’birnya yaitu kerajaan dan kadang – kadang ta’birnya salah seorang dari orang bau tanah kita. Barang siapa yang bermimpi sebenarnya ia memegang matahari dan memilihnya, maka ia akan memperoleh jabatan dalam kerajaan (pemerintahan) berdasarkan kadar apa yang dimimpikan. Hal ini apabila matahari itu higienis dan bersinar.
Sedemikian halnya kalau apabila bermimpi melihat seumpama sinar matahari dan cahayanya, maka sesungguhnya ia akan memperoleh jabatan dalam kerajaan dan pemerintahan yang besar.


Seandainya ia melihat matahari itu bergerhana atau ada perubahan dalam kejadiaannya atau kekurangannya maka mimpi itu menta’birkan akan ada suatu insiden dalam kerajaan atau iklim atau salah seorang dari kedua orang bau tanah kita.
Dan kalau bermimpi menarik matahari, maka ta’birnya yaitu persengketaan yang terjadi dalam kerajaan atau salah seorang dari kedua orang bau tanah kita. Lalu seandainya ia bermimpi melihat matahari terbit di dalam rumahnya, maka menerangkan akan kawin, sekiranya ia masih sendirian (belum berumah-tangga). Dan seandainya ia sudah berumah-tangga, maka ia akan menjabat suatu jabatan pemerintahan dan kelapangan dari para pejabat.
Seumpama ia bermimpi melihat matahari tertutup awan atau lainnya, maka raja atau pejabat atau salah seorang dari dua orang bau tanah kita akan menderita sakit atau mengalami kesusahan.


Hikayat 
Diceritakan sebenarnya ada seorang lelaki tiba menghadap syeikh Ja’far Shodiq r.a seraya berkata : 

“Saya bermimpi seperti matahari terbit atas badanku”. Beliau menjawab: “Engkau akan memperoleh sesuatu yang agung dan kemuliaan yang besar ari pihak raja, dan sekaligus akan mendatangkan kekayaan yang melimpah dari kemuliaan itu”.

Kemudian tiba lagi lelaki lainnya,seraya berkata : “Saya bermimpi melihat matahari terbit atas telapak kakiku, bukan dari seluruh badanku”.
Beliau menjawab: “Engkau akan memperoleh penghidupan yang berasal dari gandum,kurma dan tumbuh-tumbuhan bumi yang dipijak oleh dua tapak kakimu dan penghidupan itu akan membawa kemanfaatan terhadap dirimu, lagi pula penghidupan itu datangnya dari pihak raja”.


CATATAN / NOTE
Sebahagian dari mimpi yang kita alami mungkin yaitu mainan tidur (gangguan syaitan). Bergantung kepada waktu kita tidur dan kebiasaanya mimpi yang benar selalu berlaku apabila keadaan kita tidur dengan nyenyak terutama 1 jam selepas lena tidur sehingga sebelum waktu subuh. Setiap perkara yang berlaku, berserahlah kepada Qada dan Qadar kerana Allah SWT lah yang maha mengetahui.

0 Response to "Mimpi Langit (Menurut Tafsir Islam)"

Posting Komentar