Mimpi Pelangi (Menurut Tafsir Islam)


Pelangi atau hujan sanggup mengatakan ta’bir kondusif dari kekeringan (kelaparan),

sedangkan mimpi melihat pelangi kuning sanggup mengatakan ta’bir timbulnya penyakit , sedang pelangi merah bermaksud penumpahan darah.

Menurut sebagian pendapat bahwa mimpi melihat pelangi bermakna perkawinan sobat (handai taulan).

Banjir 
Menunjukkan takwil akan ada musuh yang menyerang sedangkan pancuran yang mengalir dari air hujan mengandung ta’bir kebaikan dan kesuburan.

Awan (kabut)
Bermimpi melihat awan (kabut) sanggup mengandung ta’bir hikmah, ilmu dan rahmat. Yaitu agam Islam. Jika di dalam mimpi tidak terdapat gejala suatu siksaan, sebagaimana dia bermimpi melihat awan bercampur gelap atau beserta angin atau huru-hara yang menimbulkan kebingungan manusia.

Barang siapa yang bermimpi bekerjsama dia memiliki awan (kabut) atau mengumpulkannya atau berjalan di dalamnya atau mengendarainya maka dia akan memperoleh ilmu, pesan yang tersirat dan rahmat yang besar.


Hikayat
Syeikh Ja’far Ash Shodiq r.a pernah ditanyai wacana mimpi seorang lelaki yang makan awan (kabut), sedangkan di depannya terdapat awan (kabut) yang banyak. 

Beliau menjawab: “Sebagus-bagus mimpi yaitu mimpi lelaki ini”. Dia berguru ilmu dan meningkat terus sebutan baiknya serta memperoleh kemuliaan. Dengan ilmunya itu pula ia akan menerima kebanggaan bagus, pangkat dan martabat yang tidak diperoleh seorang jua pun.”.

Beliau juga pernah ditanyai lagi wacana seorang yang bermimpi seakan-akan awan melindunginya.

Maka jawab beliau: “Jika orang itu sakit maka dia akan segera sembuh, seandainya banyak hutangnya maka akan sanggup segera membayarnya, dan sekiranya dia fakir tentu Alloh SWT akan mencukupi kefakirannya, dan seumpama dia teraniaya pasti akan segera menerima pertolongan. Karena awan itu bermaksud rahmat. Lihat saja Rosululloh saw yang ditutupi (dilindungi) awan dalam setiap pertempuran dan peperangan."


CATATAN / NOTE
Sebahagian dari mimpi yang kita alami mungkin yaitu mainan tidur (gangguan syaitan). Bergantung kepada waktu kita tidur dan kebiasaanya mimpi yang benar selalu berlaku apabila keadaan kita tidur dengan nyenyak terutama 1 jam selepas lena tidur sehingga sebelum waktu subuh. Setiap perkara yang berlaku, berserahlah kepada Qada dan Qadar kerana Allah SWT lah yang maha mengetahui.
Related Posts